21 Desember 2008

Talawang

Talawang adalah bahasa daerah untuk perisai. Orang-orang Kalimantan pasti tidak asing lagi mendengar namanya talawang. Talawang pada jaman dulu digunakan untuk melidungi seseorang saat berperang melawan asang (musuh). Talawang berpasangan dengan mandau saat perang. Tapi saat ini kedua perlengkapan perang itu tidak lagi digunakan untuk berperang karena saat ini Indonesia sudah...
merdeka dari para penjajah. Keduanya digunakan pada saat tari-tarian daerah di pentaskan dan saat menyambut tamu-tamu pemerintahan dari luar daerah atau para turis yang berkunjung ke Kalimantan. Juga kedua perlengkapan tersebut di gunakan pada saat acara-acara adat atau ritual adat seperti tiwah baik tiwah pribadi (tiwah yang yang diselenggarakan oleh satu kepala keluarga saja) ataupun tiwah missal (tiwah yang diselenggarakan oleh banyak keluarga).

Bahan untuk pembuatan talawang dari kayu-kayu biasa yang tidak terlalu berat. Biasanya diukir menggunakan pahat. Setelah itu diberi warna dengan cat. Warna yang dominant biasanya merah sama putih. Motif yang digunakan juga biasanya gambar burung atau bentuk muka, dan lain-lain.

Talawang ukuran ada yang kecil sampai ukuran yang besar. Biasanya yang kecil dijadikan cinderamata untuk para wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan mengenai talawang (perisai) lain kali kalau ada waktu saya tambahkan lagi informasinya.

Harga setiap talawang (perisai) berbeda-beda sesuai dengan ukuran dan kerumitan ukirannya. Semakin besar dan ukiran yang membutuhkan imajinasi tinggi akan memiliki nilai jual yang tinggi juga. Harga talawang berkisar mulai dari Rp 35.000 sampai dengan yang ratusan ribu rupiah. Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga dan ukuran anda dapat melihatnya melalu foto-fota yang saya tampilkan atau dapat bertanya langsung dengan mengirimkan emai atau melalui telpon yang tercantum pada blog saya ini.

Related Posts :



Widget by Hoctro | Jack Book

Komentar :

ada 0 comments ke “Talawang”

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar apabila Anda merasa puas/tidak puas dengan judul postingan ini. Terima Kasih. Berkunjung lagi di lain waktu

KumpulBlogger

Ayat Hari Ini

Reader Community

My PageRank

Mari Tukaran Links

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra